Translate

Tampilkan postingan dengan label WISATA GUNUNGKIDUL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA GUNUNGKIDUL. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Desember 2011


Pantai Indrayanti, Yogyakarta













Sebuah pantai, dengan hamparan pasir putihnya yang sangat eksotis dan menawan, bersih, laut yang aman dan nyaman untuk berenang, dan tebing-tebing pinggir pantai yang asyik untuk memancing, itulah sedikit gambaran dari Pantai Indrayanti di Gunung Kidul, Yogyakarta. Memang, Pantai Indrayanti ini sendiri merupakan sebuah pantai yang belum begitu populer dibanding pantai-pantai lainnya di Gunung Kidul, namun, meski begitu, pantai ini tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai lainnya. Sudah ada beberapa bangunan penunjang wisata di Pantai Indrayanti ini, jika anda membawa keluarga, dan ingin melewati malam di pantai ini, anda bisa menyewa pondok yang tersedia disini.

Menikmati segarnya air kelapa muda di Pantai Indrayanti
















Dengan suasana pantai yang masih asri, anda bisa melakukan apa saja disini, malas-malasan sambil membaca buku dan sesekali mendengar suara ombak, menyediri di sudut-sudut pantai, memancing, berenang atau menikmati sajian menu masakan daerah yang tersaji, semua tersedia disini. Di Pantai Indrayanti sendiri terdapat sebuah hotel, anda bisa memesannya jika menginginkannya.

Tempat santai untuk menikmati suasana pantai





















Beberapa gazebo disiapkan disini untuk menemani para pengunjung yang bermain di pantai. Jika senja datang, anda bisa menikmati keindahan sunset pantai ini, dan saat malam menjelang, disaat suasana cerah, kerlap-kerlip lampu obor para nelayan, memberikan pemandangan unik tersendiri di pantai ini.


Di pantai ini juga tersedia layanan jet ski yang dapat anda sewa dengan pengawasan dan arahan dari para instruktur yang sudah berpengalaman. Di Pantai Indrayanti sendiri, terkadang digunakan sebagai tempat untuk foto pra pernikahan.

Tebing timur Pantai Indrayanti yang pas untuk memancing


















Jarak Pantai Indrayanti sendiri sekitar 2 sampai 3 jam perjalanan dari Kota Yogyakarta. atau lebih tepatnya, sekitar 4 mil dari Pantai Baron, Gunung Kidul Yogyakarta.

Gua Pindul, Keindahan Di Balik Bukit Kapur Gunung Kidul, Jogja




Suasana Bagian Tengah Gua Pindul

















Gua Pindul adalah sebuah Gua didaerah Gunung Kidul, Yogyakarta, tepatnya di daerah Dusun Gelaran I, BejiharjoKarangmojo, Gunung Kidul, Yogyakarta. Gua ini sendiri sebanarnya adalah merupakan salah satu dari beberapa gua di daerah Gunung Kidul yang dialiri oleh aliran sungai dibawah tanah. Dengan karakteristik perbukitan kapurnya, Gunung Kidul banyak menawarkan banyak sekali keindahan alam, seperti Gua Seropan, Kalisuci dan yang baru adalah cavetubing di Gua Pindul ini.

Gua Pindul ini sendiri mempunyai panjang total 300 meter, lebar rata-rata 5 sampai 6 meter, dengan kedalaman air 5,5 meter dan tinggi gua 4,5 meter ( dari permukaanair ). Hal yang sangat menarik dari Gua Pindul ini sendiri adalah tipe karakteristik aliran air didalam gua yang cukup tenang, sehingga ketika kita melakukan penyusuran, tidak diperlukan ketrampilan yang hebat untuk menyusurinya dan juga tempat ini cocok untuk segala usia.

Keindahan Gua Pindul, G.Kidul, Yogyakarta
















Nama Gua Pindul berasal dari sebuah kisah dimana ada seorang pemuda yang bernama Joko Singlulung mencari ayahnya yang hilang, dengan menyusuri banyak hutan dan gua, tiba-tiba dia terantuk kepalanya di salah satu batu di gua ini, gua dimana dia terantuk inilah akhirnya dinamakan Gua Pindul.

Saat anda melakukan susur gua di Gua Pindul ini, anda akan menemukan sebuah stalaktit yang sudah menyatu dengan stalakmit sehingga tampak seperti sebuah pilar dengan ukuran lebar lima rentangan tangan orang dewasa, kilauan stalakmit dan stalagmit yang berwarna putih kristal di berbagai sudut di gua inilah yang akan membuat anda terpesona oleh keindahan Gua Pindul ini.

Ditengah Gua, ada sebuah ruangan yang agak besar, dengan lubang diatasnya, sinar matahari yang masuk melalui lubang ini membuat suasana semakin indah. Lubang diatas gua inilah dimana seringkali  digunakan sebagai jalan masuk vertikal oleh anggota TIM SAR atau yang hendak melakukan latihan.

Bagi para wisatawan yang hendak melakukan susur gua disini dan sudah membawa perlengkapan sendiri, seperti baju pelampung, ban karet dan lain sebagainya, dapat langsung masuk secara gratis di tempat ini, akan tetapi jika anda tidak membawa persiapan dari rumah, maka anda cukup membayar Rp. 50.000, - dengan fasilitas pemandu, snack ala desa, makan dan peralatan.

Sebuah tempat wisata yang menarik dikunjungi bukan.

Selasa, 13 Desember 2011

Belalang, Makanan Khas Gunungkidul


Belalang, makanan khas kaya protein dar gunungkidulBelalang atau dalam bahasa jawa disebut walang merupakan serangga herbivora dari sub-ordo Caelifera dalam ordo Orthoptera. Belalang yang merupakan serangga bebas pada awalnya merupakan hama bagi tanaman. Namun di Gunungkidul, belalang diolah menjadi makanan khas kaya gizi. Bahkan belalang (belalang kayu)mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi dari pada udang windu.


Belalang, telah memberikan lapangan pekerjaan kepada penduduk Gunungkidul. Berburu belalang sudah menjadi profesi. Bagaimana tidak, dengan penghasilan rata-rata per-hari 40-50 ribu/hari kegiatan ini teramat menggiurkan. Sehingga tidak mengherankan lagi jika melihat serombongan orang bersepeda onthel menenteng galah, jaring atau lem memasuki areal persawahan. Belalang banyak terdapat di pohon turi dan pohon jati.

Belalang kaya gizi pembawa rezekiBelalang, menjadi makanan khas Gunungkidul yang selalu dicari para perantau asal Gunungkidul saat mudik, baik untuk dimakan sendiri maupun untuk oleh-oleh. Belalang yang telah dimasak bisa tahan sampai satu minggu. Tidak susah untuk mendapatkan belalang. Di pinggir-pinggir jalan saat sore mulai merayap banyak ditemui belalang yang dipajang dengan sebilah bambu untuk ditawarkan. Tentu saja belalang di sini masih mentah. Namun jika menginginkan belalang yang sudah di masak, silahkan kunjungi pusat penjualan oleh-oleh di Gunungkidul atau pun pasar-pasar tradisional. Di sana dijajakan belalang masak dengan berbagai rasa tergantung selera, manis, Belalang sebagai oleh-oleh khas gunungkidulasin, gurih dan pedas.

Belalang, hama tanaman yang menjadi primadona bagi warga Gunungkidul, baik sebagai penikmat maupun para pencari rejeki. 

Hargodumilah, "Bukit Bintang" Gunungkidul

Hargodumilah, atau seing disebut sebagai "Bukit Bintang", merupakan suatu tempat di mana terhampar pemandangan kota djogja dan sekitarnya dari sini. Eksotisme yang terpampang di sela-sela perjalanan akan memaksa setiap orang untuk berhenti sejenak, menikmati luasnya mata memandang. 


Pada saat siang hari, di mana sang mentari masih setia memandangi bumi Gunungkidul, Gunung Merapi,Gunung Merbabu, Gunung Sindoro dan Sumbing berdiri tegak memamerkan keindahan di kejauhan sana. Dan takkan mengecewakan saat mengunjungi Hargodumilah di kala senja menyapa. Sunset di atas kota djogja tersenyum manis menggelorakan jiwa. Keindahan tanpa henti meski sang surya tak lagi mengudara karena kerlap-kerlip kota Yogyakarta datang menggantikan lengsernya sang senja yang terlelap di peraduannya.

Bukit Hargodumilah merupakan salah satu pesona Gunungkidul yang mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ruas jalan di bukit ini diperluas sebagai arena parkir para pengunjung yang ingin mendalami keindahan dari bukit yang berbatasan dengan kabupaten Bantul ini. Bagi para pengunjung, jangan khawatir karena tidak membawa bekal, karena di kawasan Hargodumilah sudah berjejer mulai dari warung-warung kecil sampai restoran dengan nuansa romantis yang menyediakan kebutuhan kuliner anda.

Hargodumilah, tempat bagi anda yang ingin melepas sejenak beban setelah seharian beraktifitas. Sebuah tempat yang akan kembali menyegarkan jiwa dan hati. Bagi yang berasal dari luar Gunungkidul, bukit hargodumilah dapat dicapai melalui jalur berikut :
Dari kota jogja menuju Jl. Jogja-Wonosari --> Pasar Piyungan lurus, jalan mendaki --> Tikungan Bokong Semar --> Hargodumilah. Jarak Jogja - Hargodumilah kira-kira 20 km.

Pantai Kukup, Melodi Alam Gunungkidul

Pantai Kukup terletak di Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul Yogyakarta. Dengan hamparan pasir putih yang merupakan ciri khas pantai-pantai di pesisir selatan pulau jawa, pantai Kukup menyajikan suatu pemandangan yang begitu asri. Hembusan angin pantai yang sepoi-sepoi membuat para pengunjung merasa nyaman berada di sini. Duduk bersantai di karang-karang yang kokoh berdiri menikmati irama debur ombak yang mendamaikan kalbu.


Pasir putih di sepanjang garis pantai Kukup, bersih mata memandang....

Di pantai Kukup ada sebuah karang yang menjorok ke laut terpisah dari daratan dengan jembatan yang terbentang. Jalan mendaki yang sengaja di buat sebagai akses ke karang tersebut semakin memanjakan para pengunjung.

Karang yang terhubung oleh sebuah jembatan. Mendekatkan diri ke dalam pelukan damai Pantai Kukup

Beberapa fasilitas yang terdapat di pantai Kukup antara lain : tempat parkir yang luas, sehingga para pengunjung tidak kebingungan untuk memarkir kendaraannya. Parkir ini terletak di pintu masuk agak jauh dari pantai sehingga pengunjung harus berjalan kaki untuk sampai di pinggir laut. Di kiri kanan jalan memasuki pantai kukup berjajar para pedagang yang menawarkan berbagai souvenir khas pantai, makanan-makanan laut dan ada juga biota laut termasuk ikan hias yang dapat dibeli dengan harga yang wajar.

Salah satu tempat beristirahat di atas karang yang berdiri kokoh di Pantai Kukup. Memperluas pandang ke hamparan ombak.

Untuk menjamin keselamatan para pengunjung, pihak pengelola menyiapkan armada SAR untuk memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan sekaligus menginformasikan kondisi pantai, ombak dan datangnya biota laut berbahaya. Perlu diketahui dan diwaspadai oleh para pengunjung, bahwa di pantai ini kadang datang ubur-ubur di kawasan pantai yang jika menggigit akan menyebabkan keracunan. Tapi jangan khawatir, tim SAR akan menginformasikan datangnya ubur-ubur dan siap membantu jika ada pengunjung yang terlanjur terkena ubur-ubur. Sebenarnya ada cara pengobatan yang manjur, yaitu dengan mengoleskan bekas gigitan dengan getah kerang-kerangan yang banyak di jual di sana. Kemudian minum kopi pahit untuk mempercepat netralisasi racun. Jadi, jangan merasa takut bermain ombak di pantai kukup selama masih mematuhi peraturan yang di sampaikan oleh tim SAR melalui pengeras suara.

Mengintip pesona Pantai Kukup Gunungkidul

Untuk para pengunjung yang ingin bermalam di Pantai Kukup tak usah binggung. Di kawasan obyek wisata Pantai Kukup, ada penginapan PONDOK WISATA yang akan melayani para wisatawan yang ingin merasakan pemandangan malam di Kukup dengan harga terjangkau.

Selamat bersantai di Pantai Kukup, membangun istana pasir putih, merasakan gulungan ombak ramah kukup atau sekedar duduk menatap hamparan luas laut sambil mendengarkan alunan orkestra alam pantai Kukup.

Pantai Sepanjang, hamparan pasir putih tak ternoda

Pantai Sepanjang, hamparan pasir putih tak ternoda

Pantai Sepanjang, sesuai dengan namanya memiliki garis pantai yang panjang bahkan yang terpanjang di antara pantai-pantai di Gunungkidul, ditaburi hamparan pasir putih yang masih bersih. Pantai ini terletak di Desa Kemadang, Kecamatan  Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Pantai ini belum lama di buka, jalan menuju ke bibir pantai masih berupa jalan cor blok. Pantai yang segaris dengan Sundak - Kukup - Baron ini menawarkan keindahan Kuta Tempo Doeloe. Pasir putih bersih belum ternoda.

Ketika memasuki area pantai Sepanjang, irama debur ombak akan bersahutan menyambut. Hamparan panjang pasir putih memantulkan cahya mentari yang menyinari. Angin sepoi-sepoi membelai, menentramkan jiwa. Karang-karang berdiri kokoh tempat ombak melabuhkan harapan, pohon-pohon palem berjajar rapi di sepanjang pantai ini, begitu setia menemani hembus angin laut sore itu.

Ketika air laut surut akan nampak karang-karang di bibir pantai yang landai. Ceruk-ceruk yang terbentuk di antara karang-karang tersebut menjadi habitat bagi aneka biota laut. Para pengunjung bisa menemukan aneka kerang-kerangan, landak laut, bintang laut, ganggang laut, bulu babi, dan rumput laut. Dalam kondisi ini, penduduk setempat memanfaatkannya untuk "berburu". Rumput laut, kerang-kerangan dan bulu babi adalah buruan mereka. Hasilnya untuk konsumsi pribadi maupun dijual setelah menjadi produk olahan.

Dan ketika air laut pasang, pengunjung bisa menggunakan "pelataran" ini untuk bercumbu ria dengan debur ombak yang ramah. Namun tetap waspada, dan jangan terlalu ke tengah, karena di pantai Sepanjang terdapat ceruk yang dapat menjadi jebakan bagi mereka.

Kunjungan ke Pantai Sepanjang akan ditutup dengan merekahnya senja di ufuk barat, ketika sang surya perlahan bersembunyi di balik kanan, memancarkan bias warna yang menakjubkan.

Garis pantai yang panjang, tak bosan untuk menyusuri hamparan pasir putih ini

Keramahan ombak Pantai Sepanjang, menyambut para pengunjung

Tebing karang menjulang tempat sang ombak melabuhkan harapan

Ceruk yang dapat membahayakan para pengunjung. JANGAN TERLALU KE TENGAH



Bulu babi, salah satu biota penghuni karang Pantai Sepanjang
Kedai sederhana, menyediakan aneka makanan dan minuman
Senja di ufuk barat Pantai Sepanjang, tersenyum ramah.